Sabtu, 30 Januari 2016

Terbelenggu Prinsip Hidup

Standard

Prinsip hidup apa yang kalian genggam? Atas dasar apa kalian bersama prinsip itu?

Bukankah prinsip mengurung diri kalian dan akhirnya terkurung bersama gengsi, bukankah gengsi tidak baik untuk hati kita? Prinsip yang membelenggu hati kita memberikan kegagalan untuk hidup kita.

Prinsip hidup yang sering terdengar dan terkenal adalah kisah Romeo dan Juliet, tentang kisah cinta mereka. Tidak ada yang salah dengan cinta yang sejati itu tetapi bukan berarti juga kita harus mengakhiri kehidupan kita karna salah satunya meninggalkan kita, apa setelahnya akan dipertemukan dan hidup bahagia? Pikirkan kembali impian dan cita-cita kalian, apakah kalian akan terus terduduk setelah jatuh karna tersandung batu cinta? 

Lalu ada lagi “tidak ada persahabatan yang abadi, yang ada hanya kepentingan abadi” bukankah itu melawan suara hati kita yang memuliakan arti persahabatan, dan saling tolong menolong.

Jadi, kalaupun kalian ingin berprinsip, berprinsip teguh lah kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Mengapa? Karna jika ingin mendapat kebahagiaan dan ketentraman yang hakiki berprinsip kuat lah pada sesuatu yang Abadi, itulah Allah SWT. Kalau kalian berprinsip kuat pada yang labil ya hasilnya akan labil.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 


0 komentar:

Posting Komentar