Jumat, 31 Agustus 2018

Vlog #4 : Balik Lagi Ke Puncak Gunung Ciremai

Standard



Gunung Ceremai adalah gunung berapi kerucut yang secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut.

Dari Palutungan, ada 8 pos yang dilewati hingga ke puncak.
Perjalanan dari jalur ini cukup melelahkan, namun akan terbayar dengan pemandangan yang sangat mengibur mata dan mengilangkan penat. Waktu pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB adalah waktu yang paling pas memulai pendakian, ini agar pendaki bisa mencapai Pos Pesanggrahan yang menjadi lokasi paling ideal untuk mendirikan tenda pada sore harinya.

Senin, 12 Juni 2017

Rindu

Standard

Hidup ini adalah serangkaian pertemuan.
Pertemuan denganmu salah satunya. 
Jika bukan sekarang, nanti pun tak mengapa. 
Barangkali kini kita sedang berada di lintasan yang berbeda. 

Kamu ke selatan aku ke utara, atau kamu ke timur aku ke barat. 
Sekali lagi, tak apa-apa. 
Nikmati saja perjalananmu menujuku, aku pun akan menikmati perjalanan menujumu.
Kita pasti bertemu, tenang saja. 

Tentu di waktu paling tepat, bukan cepat bukan pula lambat. 
Jika hari ini belum, mungkin minggu besok. 
Jika belum juga, masih ada bulan depan. 
Jika masih belum juga, waktu terus berjalan, bisa jadi tahun depan atau tahun-tahun berikutnya.

Semua hanya perihal waktu, tidak baik jika tergesa-gesa.

Rindu menemukanmu memang terkadang tergesa-gesa, tapi segala yang tergesa, tidak baik bukan?

Jumat, 02 Juni 2017

From Ia

Standard
 

Bukan fiktif belaka
 
Sebuah cerita yang ditulis sedemikian rupa, dengan alur cerita semenarik mungkin bahkan kadang kala kita mampu membaca akan seperti apa dan bagaimana ending ceritanya, itu akan ditemukan dalam sebuah drama, film, bahkan sinetron yang berlalu lalang di televisi dan layar-layar bioskop kesayangan mereka, dengan berbagai sandiwara kehidupan dibalik layar kamera yang saat ini dimiliki setiap umat manusia. 

Akan berbeda jika sudut pandang itu kita lihat dari kehidupan manusia dimuka bumi yang nyata yang sebenar-benarnya, ending yang tidak tau akan seperti apa, dengan selalu dibumbui skenario dan perencanaan-perencanaan yang terukir indah didalam planning kehidupan, yang senantiasa menuju kepada kebahagiaan, tak bisa di bohongi. esensinya semua manusia dimuka bumi ini pasti ingin selalu bahagia , senantiasa bahagia setiap harinya, setiap detiknya bahkan, tak terkecuali ia. 

Namun faktanya tak ada alur cerita kehidupan manusia dimuka bumi ini yang selalu bahagia, termaksud panutan kita dan sahabat-sahabat beliau. Terlepas dari itu ia sedikit mendengar dan membaca cerita kehidupan beberapa manusia di muka bumi ini, mengenai problematika hati, finansial, keluarga, status, persahabatan, dan seterusnya - seterusnya.

Dari mendengar dan membaca ia belajar sedikit beberapa hal bahwasanya :
Hidup yang ia jalani hingga saat ini, yang kadangkala ia keluhkan tak jarang pula ia pun bangga-banggakan adalah sebuah bualan, sejatinya tak benar-benar begitu. ketika ia mengetahui kisah hidup manusia lain, ada sebuah perasaan yang bergemuruh didalam hati,

Jika dijabarkan kurang lebih begini ;
Yang pertama adalah rasa syukur, syukur ternyata ia bukan satu-satunya manusia yang paling sedih dimuka bumi dengan segala sandiwara kesedihan yang pernah ia ciptakan sendiri, ternyata ada manusia lain yang lebih layak dikatakan menyedihkan perjalanan hidupnya dibanding perjalanan yang ia tempuh, dari perasaan syukur disusul pula dengan rasa malu yang kemudian tumbuh. Malu, malu untuk berkeluh kesah (lagi-lagi dan lagi).

Yang kedua adalah perasaan yang rasanya seperti anak yang culun kemudian di bully ditertawakan dengan kawan-kawannya karna tak tau apa-apa. Kurang lebih begitu ketika ia mengetahui bahwa ada manusia dimuka bumi ini yang dalam hidupnya banyak menyimpan segala bentuk gemuruh rasa sendirian berjuang untuk hidupnya sendirian, mengorbankan dirinya sendirian meskipun ramai orang disekitarnya, mengetahui kerasnya perjuangan dan kesanggupanya berjuang dalam kebenaran membuat ia kembali menciut bahwa ia bukanlah apa-apa dibanding mereka, ia kembali malu.

Yang ketiga hadir perasaan sesak di dada saat mengetahui ada kisah hidup manusia dimuka bumi ini yang hidupnya sangat-sangat butuh untuk dibantu agar sanggup bangkit tapi ia tak bisa berbuat apa-apa hanya mampu menatap dan mendoakan. Anggap saja ini seperti ketika kamu menemukan manusia di jurang yang terjal dan di bawahnya adalah hutan-hutan yang batang pohonya runcing menjulang, hanya kamu yang melihatnya, lalu manusia itu menatapmu dengan mata yang penuh harap seakan kamu pasti akan menolongnya tapi faktanya tubuhmu tak sanggup menompangnya untuk bangkit ke daratan kamu butuh pertolongan lain tapi waktu sama sekali tak bersahabat.

Yang terakhir adalah perasaan bahagia mengetahui kisah hidup manusia dimuka bumi ini yang segala perjalannya akhirnya ditutup dengan kalimat yang begitu indah yang didamba-damba kalimat itu adalah “La iLLa Ha ilallah” manusia yang menutup usianya dalam keadaan khusnul khotimah insha Allah. Ia turut berbahagia dan juga ada rasa takut yang berujung dengan rasa iri. 

Dari segala bentuk perasaan yang tumbuh setelah mengetahui kisah hidup manusia lain, dapatkah kita menyadari sedikit saja kemudian mempercayai bahwa segala yang terjadi detik ini pun adalah kuasaNya adalah ketetapanNya, tak ada yang luput tak ada pun yang terbuang sia-sia, jika kita mau mentaffakuri semuanya, separuh abad atau bahkan belum sampai atau bahkan lebih, kita hidup disini dibumi ini. Pernahkah sedikit saja muncul keinginan untuk sekedar memutar kembali semua kenangan lama dimasa lalu dari sejak kecil hingga detik ini, banyak sekali peristiwa yang begitu hebatnya telah terjadi kalau saja kita benar ingin memahami dan merenungi. 

Maka jelas sudah takdirNya tak akan pernah sanggup di gapai oleh akal ini meski kamu adalah manusia yang paling genius, meskipun hanya untuk menerka-nerka sedetik kedepan. Sadarkah kita segala yang terjadi didalam perjalanan ini adalah jelas karunia dari Nya. 
Bisakah kamu memastikan bahwa esok segala schedule mu berjalan dengan baik? 
Jika bisa, maka atas dasar apa? 

Kita ini terkadang lucu, sebegitu menggebunya merencanakan esok akan seperti apa sedangkan waktu bukanlah milik kita, sudah banyak sekali ia saksikan manusia-manusia yang tiba-tiba mendapati keperluan mendadak yang merubah seluruh schedule yang ia rancang semalaman, ia pun pernah menyaksikan usia manusia yang telah selesai ketika schedule nya belum terrealisasikan esok paginya. 

Semua adalah sebuah pembelajaran yang tak bisa dibeli, sebuah guru yang teramat sangat tegas dan mengesankan ketika dipahami. dari pengalaman. semestinya kita terbangun dari angan yang panjang dari sedih yang berkepanjangan dari bahagia yang menipu. semua yang terjadi sudah memang harus terjadi. tak bisa di pura-pura’i. Hidup kita adalah nyata maka bangunlah lihatlah kembali kenyataan ini. Berjalanlah kita dalam kebenaran meskipun tertatih-tatih meskipun sulit tapi nantipun pasti mudah karena DIA sudah berjanji bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan. 

Bangunlah...
Sudah terlalu pulas terlelap dalam riuhnya dunia dengan gersangnya hati yang banyak mendamba dan mengejar-ngejarnya hingga lelah seperti manusia yang lupa diri. Sadari kembali, Kita hadir di bumi ini. diperintah untuk belajar lalu kemudian melaksanakan lalu mematuhi lalu kemudian berjuang lalu kemudian menebarkan lalu kemudian bersabar lalu kemudian ikhlas lalu kemudian belajar lagi lalu kemudian mematuhi lagi lalu begitu seterusnya, sampai nanti sampai kita tua sampai habislah waktu kita. Jika mau belajar maka banyaklah mendengar dan membaca kisah hidup manusia - manusia lain. 

(sebuah perenungan untuk ia pribadi)
Dari ia yang pernah berucap Insha Allah menitipkan tulisanya.
Samarinda 30 Mei 2017 10 : 58 PM

Note : usah resah bila diuji, pasti kebahagiaan bakal dimiliki. karena janji Allah itu pasti.

Sabtu, 30 Januari 2016

Dia Wanita Satu Yang Kucinta

Standard

Ketika ku lelah
Dia hadir dengan senyum sapanya
Ketika ku sedih
Dia hadir dengan candanya
Ketika ku bahagia
Dia hadir dengan tawanya
Ketika ku dalam kesulitan
Dia hadir dengan do'anya langsung kepada Sang Pencipta
Ketika ku marah
Mana mungkin bisa aku marah padanya
Siapakah dia? Dia siapa?
Dia adalah satu wanita yang sangat berharga dalam hidupku, dia yang sudah bersamaku sebelum tau wujud rupa ku.

Dia memberikan kasih sayang, cinta yang tulus dari hatinya.
Hatinya, sikapnya, karakternya itulah yang kukagumi. Bahagia, ucap Syukur yang terus terucap setiap harinya karna ku terlahir dari rahimnya atas kehendak-Mu, Kau titipkan ku kepadanya.

Kini ku sangat merasakan arti tak mau kehilangannya
Kini ku akan berjuang dengan seluruh kemampuanku, seperti dia yang berjuang dengan seluruh kemampuannya untukku yang melebihi apa yang nanti aku bisa berikan. 
Dia lah Ibuku.


Dia Sosok Pemimpin

Standard



Gertakannya
Nasehatnya
Kepedulian dalam ketidakpeduliannya
Senyum ramahnya
candaannya
Masih teringat jelas dalam memori hidup ini

Tetes keringat yang berjatuhan
Senyum ikhlas yang menutupi lelah raganya
Tak terlihat tangis dan sedih dari dirinya
Pelukannya, rindunya hanya bisa dia panjatkan setiap waktu dalam do'anya demi peranan yang tak terlihat agar bisa membantu diri ini untuk menjadi lebih kuat, berani, mandiri menantang ataupun berkawan dengan kehidupan ini

Tak ada maksud keegoisan saat kau berpikir dia egois
Tak ada maksud kejahatan saat kau berpikir dia jahat
Kau yang sangat berarti untuknya tanpa kau sadari
Kau yang menjadi penolongnya kelak saat kehidupan yang Abadi hadir
Kini lihatlah kembali raut wajahnya, tatapan matanya, kegagahan tubuhnya memberikan rasa kagum, rasa bahagia akan sosoknya, membuat diri ini ingin sepertinya atau ingin lebih baik nanti dimasa depan.

Dan teringatlah kembali apa yang sudah kau berikan untuknya
Tak perlu lah terlalu jauh dulu melihat sosok pemimpin diluar sana
Kalau di dekat pun padahal ada sosok pemimpin yang bisa diteladani
Dia lah Ayahku.
Sosok pemimpin yang sangat berharga dan kusayangi.

Selamat Pagi

Standard
 

Kicauan indah para burung kecil di pagi hari
Terdengar merdu di telinga
Sejuk udara alami yang belum terkontaminasi polusi
memasuki hidung, terhirup nyaman

Angin berhembus
Merindingkan sejenak tubuh ini
Semangat pagi untuk berolahraga
Semangat pagi untuk menuntut ilmu
Semangat pagi untuk beraktivitas

Dan Semangat pagi untuk mengucapkan
“Selamat Pagi, Terkasih”, semoga harimu menyenangkan
 jangan lupa bersyukur, jangan lupa tersenyum, jangan lupa bahagia.
“Selamat Pagi Dunia”
Mari kita membuat perubahan .

Iri Terbaik

Standard


Mereka terlihat sama satu sama lain
Mereka terlihat biasa tapi mereka, mereka berbeda satu dengan yang lainnya
Bukan tentang fisik, tapi saat ternyaman dan membuat berkembang itu ditemukan
Mereka tidak akan bisa mengelak
Tak perlu iri pada apapun itu yang ada di diri yang lain karna kita berbeda satu sama lain.
Dan pasti selalu ada tempat untuk kita dengan sendirinya.
Tapi saat kita ingin berusaha lebih keras agar bisa sama dengan dia, bukan.
Tapi agar hidup kita lebih baik itulah iri terbaik.

Jangan kau pikirkan Iri yang negatif, iri yang merupakan penyakit hati, tapi lihatlah iri itu sebagai acuan semangat untuk memaksimalkan, membuka lebar kesempatan untuk menemukan kemampuan terbesar apa yang ada didalam diri kita tapi tidak kita sadari.


Tapi tetap saja jangan sampe iri yaa, tapi setiap orang pasti akan merasakan hal seperti itu juga sih ya walau sedikit tetep kan ada, jadi ingatlah apa yang sudah kalian miliki, ingatlah untuk selalu bersyukur agar terhindar dari iri dan penyakit hati lainnya.