Sabtu, 30 Januari 2016

Dia Sosok Pemimpin

Standard



Gertakannya
Nasehatnya
Kepedulian dalam ketidakpeduliannya
Senyum ramahnya
candaannya
Masih teringat jelas dalam memori hidup ini

Tetes keringat yang berjatuhan
Senyum ikhlas yang menutupi lelah raganya
Tak terlihat tangis dan sedih dari dirinya
Pelukannya, rindunya hanya bisa dia panjatkan setiap waktu dalam do'anya demi peranan yang tak terlihat agar bisa membantu diri ini untuk menjadi lebih kuat, berani, mandiri menantang ataupun berkawan dengan kehidupan ini

Tak ada maksud keegoisan saat kau berpikir dia egois
Tak ada maksud kejahatan saat kau berpikir dia jahat
Kau yang sangat berarti untuknya tanpa kau sadari
Kau yang menjadi penolongnya kelak saat kehidupan yang Abadi hadir
Kini lihatlah kembali raut wajahnya, tatapan matanya, kegagahan tubuhnya memberikan rasa kagum, rasa bahagia akan sosoknya, membuat diri ini ingin sepertinya atau ingin lebih baik nanti dimasa depan.

Dan teringatlah kembali apa yang sudah kau berikan untuknya
Tak perlu lah terlalu jauh dulu melihat sosok pemimpin diluar sana
Kalau di dekat pun padahal ada sosok pemimpin yang bisa diteladani
Dia lah Ayahku.
Sosok pemimpin yang sangat berharga dan kusayangi.

0 komentar:

Posting Komentar