Gertakannya
Nasehatnya
Kepedulian dalam
ketidakpeduliannya
Senyum ramahnya
candaannya
Masih teringat jelas dalam memori
hidup ini
Tetes keringat yang
berjatuhan
Senyum ikhlas yang menutupi
lelah raganya
Tak terlihat tangis dan sedih
dari dirinya
Pelukannya, rindunya hanya
bisa dia panjatkan setiap waktu dalam do'anya demi peranan yang tak terlihat
agar bisa membantu diri ini untuk menjadi lebih kuat, berani, mandiri menantang
ataupun berkawan dengan kehidupan ini
Tak ada maksud keegoisan saat
kau berpikir dia egois
Tak ada maksud kejahatan saat
kau berpikir dia jahat
Kau yang sangat berarti
untuknya tanpa kau sadari
Kau yang menjadi penolongnya
kelak saat kehidupan yang Abadi hadir
Kini lihatlah kembali raut
wajahnya, tatapan matanya, kegagahan tubuhnya memberikan rasa kagum, rasa
bahagia akan sosoknya, membuat diri ini ingin sepertinya atau ingin lebih baik nanti
dimasa depan.
Dan teringatlah kembali apa
yang sudah kau berikan untuknya
Tak perlu lah terlalu jauh
dulu melihat sosok pemimpin diluar sana
Kalau di dekat pun padahal
ada sosok pemimpin yang bisa diteladani
Dia lah Ayahku.
Sosok pemimpin yang sangat berharga
dan kusayangi.
0 komentar:
Posting Komentar